Cara Klaim Asuransi
Cara Klaim Asuransi

Cara Klaim Asuransi – banyak dari masyarkat indonesia yang masih bingung mengenai bagaimana cara atau prosedur  ketika melakukan klaim asuransi. Sehingga banyak dari para pemilik asuransi yang tidak memanfaatkan asuransi  yang dimilikinya secara maksilmal karena ketidaktahuan mereka. Oleh sebab itu sebenarnya perlu sekali bagi para pemilik asuransi untuk mengetahuimengeenai asuransi secara keseluruhan.

Cara Klaim Asuransi
Cara Klaim Asuransi

Salah satu yang perlu di ketahui oleh pemilik asuransi adalah tentang cara klaim asuransi. Saat ini salah satu asuransi yang cukup banyak di minati oleh kalangan masyarakat indonesia adalah asuransi mobil autocillin dari adira.

Yang mana asuransi autocillin yang ditawarkan oleh adira dalam hal proses pengajuannya sangat mudah dan cepat. Maka dari itu kali ini akan kita ulas secara lebih mengenai bagaimana cara klaim asuransi yang perlu kita lakukan apabila sewaktu  waktu terjadi klaim.

Berikut ini langkah langkah yang perlu anda lakukan apabila terjadi klaim di adira insurance.

1. Melaporkan klaim

Jika terjadi sesuatu atau resiko pada mobil anda maka yang perlu anda lakukan pertama kali adalah melaporkan klaim dari resiko yang baru saja anda alami. Banyak cara yang bisa anda lakukan dalam melaporkan klaim ini antara lain yatu anda bisa datang langsung ke kantor adira insurance terdekat. Selain datang ke kantor anda juga bisa melapor via telepon, SMS, ataupun online.

2. Menyiapkan dokumen

Setelah melaporkan klaim yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan dokumen dokumen yang di perlukan sesuai dengan yang diminta oleh pihak asuransi. Biasanya anda akan disuruh untuk mengisi form pengajuan klaim dan juga foto kejadian sebagai bukti klaim.

3. Survey dan analisis klaim

Setelah persyaratan dan dokumen selesai biasanya untuk beberapa jenis klaim perlu di lakukan survey ke lokasi kejadian. Hal ini bertujuan untuk menegaskan penyebab dari kejadian.

4. Hasil analisis dan penilaian klaim

Setelah di lakukan survey maka dilakukan analisis mengenai penyebab kejadian tersebut. Dan setelah itu barulah pihak asuransi memberikan penilaian apakah kejadian ini layak atau tidak untuk mendapatkan klaim.

5. Penggantian klaim

Setelah semua proses dilalui maka yang terakhir adalah penggantian klaim, Penggantian klaim sendiri sesuai dengan jenis kerugian yang dialami.