Bayar tagihan listrik
Bayar tagihan listrik

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pandemi corona di Indonesia telah membuat banyak kebiasaan masyarakat menjadi berubah. Perubahan ini pun tentu dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus itu sendiri. Dan salah satu cara yang paling utama dianjurkan oleh pemerintah adalah berdiam diri dirumah. Namun sayangnya, dengan kegiatan yang banyak dilakukan dirumah, kerap membuat tagihan membengkak saat bayar tagihan listrik

Tentu saja, dengan adanya anjuran untuk berdiam diri dirumah, bekerja dari rumah, dan beribadah dari rumah akan membuat penggunaan berbagai alat elektronik pun meningkat. Mulai dari penggunaan internet, laptop untuk bekerja, hingga peralatan lainnya seperti tv, rice cooker, charger handphone dan lain sebagainya. 

Bayar tagihan listrik

Untuk itu, agar tagihan listrik tidak membengkak, maka ada baiknya untuk Anda membaca 5 tips agar tagihan listrik Anda tidak membengkak yang akan disampaikan oleh Bank Sinarmas berikut ini. Diantaranya adalah: 

1. Menciptakan pola pemakaian elektronik yang teratur 

Cara paling dasar yang harus Anda lakukan agar tagihan tidak membengkak adalah menciptakan pola pemakaian barang-barang elektronik yang teratur dan secara bijak. Dengan cara ini, dijamin Anda dapat melakukan penghematan daya yang cukup signifikan. Jika Secara rutin Anda dan keluarga membatasi penggunaan barang barang elektronik hanya untuk jam-jam tertentu, maka bisa dipastikan Anda tidak akan mengalami pembengkakan tagihan listirk di masa pandemi. 

2. Mematikan lampu yang tidak digunakan 

Selanjutnya, Anda harus cerdas dalam menyalakan serta mematikan lampu didalam rumah. Jika lampu sudah tidak digunakan lagi, maka sangat disarankan agar segera dimatikan. Sementara saat malam hari, usahakan untuk menggunakan lampu utama saja dan hindari penggunaan lampu secara berlebihan. Bila ini dilakukan secara rutin dan tanpa ada penggunaan yang berlebihan, maka otomatis ini dapat menahan terjadinya pembengkakan listrik akibat kegiatan yang banyak dilakukan didalam rumah. 

3. Mencabut steker yang tidak digunakan

Jika Anda sudah selesai menggunakan peralatan elektronik, maka jangan lupa untuk segera mencabut steker dari stop kontak yang ada. Karena, bila tetap dalam keadaan tercolok, maka meskipun peralatan elektronik tidak dalam keadaanya menyala, namun tetap saja akan menyedot listrik secara terus menerus. Dan yang paling fatal adalah dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan peralatan elektronik. 

Jadi, demi menghindari terjadinya pembengkakan tagihan pada saat bayar tagihan listrik, Anda juga dapat merawat peralatan elektronik Anda dan terhindar dari kerusakan dengan cara mencabut steker segera setelah peralatan elektronik sudah tidak digunakan. 

4. Pilih peralatan elektronik yang hemat energi 

Dan yang terakhir, Anda bisa mencoba mencari atau mengganti peralatan elektronik Anda menjadi hemat energi. Sudah bukan hal yang aneh lagi jika sekarang telah banyak peralatan elektronik yang diciptakan berdasarkan konsep hemat energi atau eco-system. Salah satunya seperti lampu LED yang bisa Anda gunakan untuk mengganti lampu listrik biasa yang menyedot banyak daya.

Tak hanya lampu, berbagai peralatan elektronik lainnya pun banyak yang memiliki sistem hemat energi. Jadi, jika ingin menghemat tagihan  listrik Anda, cobalah untuk mengganti peralatan elektronik Anda secara perlahan. 

Demikianlah penjelasan mengenai tips bayar tagihan listrik agar tidak membengkak selama masa pandemi. Semoga penjelasan diatas dapat membantu Anda. Yang jelas, jika Anda tak ingn repot lagi ketika bayar tagihan listrik prabayar ataupun pascabayar, maka Anda bisa langsung menggunakan aplikasi perbankan dari Bank Sinarmas bernama Simobiplus.

Dengan aplikasi ini, Anda bisa membayar tagihan listrik dan tagihan keuangan lainnya hanya dengan satu kali klik dari Smartphone Anda. Untuk informasi selanjutnya, silahkan kunjungi website www.banksinarmas.com atau bisa mengunjungi link berikut ini https://www.banksinarmas.com/id/layanan/bayar-tagihan-melalui-bank-sinarmas